PemKab Enrekang Rencanakan Pendidikan Gratis

Januari 26, 2012 pukul 12:56 am | Ditulis dalam BERITA | 1 Komentar

Pada tahun ini Pemeritah Kabupaten Enrekang merencanakan pendidikan gratis untuk tingkat Pendidikan Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA dengan mengunakan dana BOs  ( Bantuan Operasional Sekolah ) yang akan di gunakan dalam Program Pendidikan Gratis untuk tingkat Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA.Untuk bisa menerapkan program sekolah gratis mulai dari SD sampai SLTA, Dinas Pendidikan Enrekang mengestimasi biaya mencapai Rp19 miliar. Hal ini dikatakan Kepala Disdik Enrekang, Arfah Rauf, Selasa 24 Januari. Jumlah sebesar itu, kata dia, sedikit demi sedikit mulai terpenuhi. Sebab anggaran BOS (Biaya Operasional Sekolah) tahun ini telah termasuk dalam estimiasi program sekolah gratis itu. “Kalau dihitung, biaya pendidikan gratis dari SD sampai SMA sekira Rp19 miliar. Tetapi, angaran BOS SD-SMP sebanyak Rp16 miliar juga sudah masuk disitu. Jadi kekurangannya Rp3 miliar lagi. katanya. Solusi dari kekurangan tersebut, katanya, bakal ditanggulangi pemerintah melalui program yang sama, yakni BOS ditingkat sekolah menengah atas. Rencananya, tahun ini agenda tersebut mulai akan dijalankan. “Pokoknya kalau ini sudah berlaku, tidak ada lagi alasan sekolah melakukan pungutan. Apalagi bagi siswa kurang mampu,” tegasnya. Sebab, khusus siswa miskin SMA, Arfah menjelaskan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanakan segera menyalurkan rintisan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas (SMA).
Rintisan Dana BOS ini awalnya nanti hanya akan di prioritaskan kepada siswa miskin namun nantinya semua siswa berhak mendapatkan BOS SMA.. Untuk tahun ini, kata dia, dana BOS bakal dekonsentrasi di provinsi. Dimana uangnya akan langsung masuk ke rekening sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di Enrekang. Namun tahapan pengawasannya yang akan jadi tanggung jawab pemerintah kabupaten bekerjasama dengan pihak komite sekolah. Sebelunya, Manager BOS Enrekang, Haidar mengatakan, perubahan pola pencairan BOS ini telah disosialisasikan kepada masing-masing sekolah yang berpusat di tiap kecamatan. Juga dilakukan evaluasi beberapa program sekolah serta sosialisasi tentang sistem pelaporan dan manajemen. “Karena mulai tahun ini juga semua sekolah akan menerapkan sistem MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Dimana setiap sekolah bersama komite menentukan aturan dan kebijakan masing-masing.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. apanya yang gratis pak kadis….itu saja kepala sekolah smp 3 maiwa jelas-jelas dana UN tahun lalu tidak jelas rimbanya dan bendahara UN ibu sumarni di paksa tanda tangan dana yang tidak pernah dia ketahui bahwa ada dana seperti itu. belum lagi dana untuk orang miskin dan dana lain yang selalu dia mau atur makanya bendahara bos kemarin mengundurkan diri. dari sikap bapak juga yang begitu membela kepala sekolah smp 3 maiwa mengindikasikan bahwa bapak berpihak sama yang punya uang….bagaimana enrekang mau maju kalau seperti ini. bina dulu kepala sekolah jangan karna dia kepala sekolah anda berpihak. tidak ada kewajiban taat pada pemimpin yang zalim……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: